Pengertian Puasa :
Menurut Ensiklopedia Grolier, puasa adalah : Tindakan menjauhkan diri dari makanan, baik secara keseluruhan atau sebagian, untuk suatu masa tertentu.

Berpuasa adalah dengan sukarela dan dengan sengaja tidak makan dan minum dengan tujuan tertentu.

Puasa menurut iman Kristen 
Alkitab memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting ( Kisah Rasul 13:4; 14:23 ). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama ( Lukas 2:37; 5:33 ). Puasa tidak hanya fokus pada tidak makan atau tidak minum saja, seharusnya tujuan dari puasa adalah melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk mendemonstrasikan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa Anda serius dalam hubungan Anda dengan Tuhan. Puasa Intinya adalah pertobatan, melawan keiginan duniawi, keiginan daging yang di maksud arti daging dalam arti kristen daging adalah manusia itu sendiri karna manusia berdaging maka umat kristen lebih sering menyebutkan manusia dalam kata-kata tertentu sebagai daging jadi artinya keinginan daging yaitu keinginan manusia itu sendiri

Bagaimana kisah sebenarnya tentang puasa dan sejak kapan Allah memerintahkan kepada manusia untuk berpuasa. Bagaimana berpuasa yang baik dan berkenan kepada Allah. Pada artikel ini kami akan membahasnya berdasarkan Alkitab baik perjanjian lama maupun dalam perjanjian baru. Kenapa kami membahas tentang puasa dengan mengacu pada Alkitab ? tidak mengacu pada Al Qur'an. Pada postinga sebelumnya kami juga sudah membahwa tentang puasa menurut Al Qur'an. Tetapi hasilnya justru memberikan tanda tanya besar akan kebenaran puasa menurut Al Qur'an. ( silahkan klik disini ). Untuk mendapatkan jawaban yang lebih baik dari Al Quran tentang puasa maka bersama ini kami mencoba mencari jawaban yang kami cari melalui Alkitab ( perjanjian lama maupun perjanjian baru ).

Saat ini, kata " Puasa " menjadi tren topik yang banyak dibicarakan dan dicari diinternet. Hal ini bisa dipahami karena orang Islam sedang/akan melakukan  Puasa di bulan Ramadhan. Di satu sisi ternyata banyak orang  Kristen  juga yang mencari artikel tentang Puasa  untuk lebih dalam lagi mengetahui hal  Puasa menurut Alkitab.

Perbedaan Puasa dalam Perjanjian lama dan Perjanjian Baru :
Puasa dalam Perjanjian Lama yang dilakukan secara rutin oleh bangsa Israel adalah untuk menantikan kedatangan Mesias, Penyelamat bangsa Israel yang dijanjikan dalam kitab Taurat dan kitab para nabi. Sedangkan dalam Perjanjian Baru, Mesias telah datang dan berkarya. Artinya Keselamatan sudah datang, dan kita berpuasa untuk menjaga keselamatan yang sudah kita miliki. 

Dalam Perjanjian Lama, kita bisa menemukan orang-orang yang berpuasa  seperti: Musa, melakukan puasa 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28), Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16), Elia, puasa 40 hari 40 malam (1 Raj 19:8), Ester yang memaklumkan puasa 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16), Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13), Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2), juga Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17), dan Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7).

Dalam Perjanjian Baru, kita juga bisa menemukan hal tentang  puasa  yang diilakukan oleh: Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2), Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18), Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9), dan  Jemaat mula-mula, berpuasa untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3)

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Lama ? 
1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)
2. Puasa Daud, tidak makan dan semalaman berbaring di tanah (2 Sam 12:16)
3. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)
4. Puasa Ester, 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum (Est 4:16)
5. Puasa Ayub, 7 hari 7 malam tidak bersuara (2:13)
6. Puasa Daniel, 10 hari hanya makan sayur dan minum air putih (Dan 1:12), doa dan puasa (Dan 9:3), berkabung selama 21 hari (Dan 10:2)
7. Puasa Yunus, 3 hari 3 malam dalam perut ikan (Yunus 1:17)
8. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Baru ? 
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan ( Mat 4:2 )
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum ( Mat 11:18 )
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat ( Kis 9:9 )
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan ( Kis 13:2-3 )

JENIS-JENIS PUASA

  1. Puasa Normal, dilakukan tanpa makanan selama masa tertentu dan hanya memasukkan cairan. Lamanya bisa satu hari (Hakim-hakim 20:26).
  2. Puasa Mutlak, dilakukan tanpa makanan atau air (Ester 4:16; Yunus 3:5-7).
  3. Puasa Parsial, melibatkan penghilangan jam makan dalam sehari, atau menghilangkan makanan tertentu untuk suatu masa tertentu. Puasa Bergilir, melibatkan penghindaran makan tertentu secara berkala.

TUJUAN BERPUASA

  1. Untuk meremukkan jiwa (Mazmur 69:11).
  2. Untuk merendahkan diri (Ezra 8:21; Mazmur 35:13).
  3. Untuk mencari TUHAN (2 Tawarikh 20:3-4).
  4. Untuk bersiap dalam peperangan rohani (Matius 17:21).
  5. Untuk mendisiplinkan tubuh kita dari keinginan duniawi, salah satu cara untuk menyangkal diri.
  6. Untuk menambah rasa simpati kepada sesama, agar bisa merasakan penderitaan orang lain.
  7. Untuk meminta jawaban Tuhan atas permasalahan kita.
  8. Untuk mengusir jenis setan tertentu yang hanya bisa diusir dengan doa puasa.


 MANFAAT BERPUASA
- Meletakkan tubuh pada tempatnya (1 Korintus 9:27).
- Memberikan kemenangan atas pencobaan (Matius 4:1-2).
- Mempertajam pengertian rohani kita sehingga memampukan kita mengambil keputusan yang benar (Matius 4:10).

 KARAKTERISTIK PUASA YANG ALKITABIAH (Yesaya 58:3-9)

- Puasa Para Murid (Matius 17:21).
- Puasa Ezra (Ezra 8:23).
- Puasa Samuel (1 Samuel 7:6).
- Puasa Elia (1 Raja-raja 19:4-8).
- Puasa Janda (1 Raja-raja 17:16).
- Puasa Rasul Paulus (KPR. 9:9).
- Puasa Daniel (Daniel 1:8).
- Puasa Yohanes Pembaptis (Lukas 1:15).
- Puasa Ester (Ester 4:16' 5:2).

Berikut ini hasil pencarian kami, semoga bisa memberikan pencerahan kepada siapa saja yang membaca artikel ini.

PUASA MENURUT PERJANJIAN LAMA
Imamat 16 menceritakan bagaimana Tuhan Allah berfirman kepada Musa terkait dengan kedudukan Harun dan bagaimana harun harus mengadakan pendamaian dengan Allah atas dirinya , keluarganya dan bangsa Israel. Ini adalah pertama kami Allah menetapkan kepada manusia untuk berpuasa sebagai bentuk dan tanda pentahiran dan pendamaian dengan Allah yaitu dengan merendahkan diri kepada Allah. Allah adalah suci dan manusia penuh dengan dosa sehingga yang suci dengan yang berdosa tidak bisa disatukan. Melalui puasa Allah memberikan kesempatan kepada manusia yang berdoa untuk berjumpa dengan Allah. Ayat yang kami jadikan Nats adalah Imamat 16 : 29-31 sebagai berikut :

Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu. 
Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN. Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.

Imamat 23 : 26-32 
Imamat 23: 26-32 adalah penegasan kembali dari atas Firman Allah sebelumnya ( Imamat 16: 29-31 ) yaitu Allah memerintahkan supaya umat Israel berpuasa TUHAN berfirman kepada Musa: "Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN. Pada hari itu janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah hari Pendamaian untuk mengadakan pendamaian bagimu di hadapan TUHAN, Allahmu. Karena setiap orang yang pada hari itu tidak merendahkan diri dengan berpuasa, haruslah dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya. Setiap orang yang melakukan sesuatu pekerjaan pada hari itu, orang itu akan Kubinasakan dari tengah-tengah bangsanya. Janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun di segala tempat kediamanmu. Itu harus menjadi suatu sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Mulai pada malam tanggal sembilan bulan itu, dari matahari terbenam sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan sabatmu."

Ketentuan Allah untuk berpuasa juga muncul kembali dalam Bilangan 29 : 7 yaitu mengharuskan umat Israel untuk berpuasa pada bulan yang ke-7 di hari yang ke-10 seperti firmannya yang demikian : " Pada hari yang kesepuluh bulan yang ketujuh itu haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus dan merendahkan dirimu dengan berpuasa, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan."

Hal berpuasa juga terdapat pada Bilangan 30 : 13 adalah bentuk nasar dan Janji dengan Sumpah yang dilakukan oleh Istri 
Pada Bilangan 30 : 13 merupakan ketentuan berpuasa karena bernazar dan berjanji daklam sumpah oleh seorang istri. Firman Allah menyebutkan bagaimana seorang istri yang bernazar dan berjanji dalam sumpah untuk merendahkan diri dihadapan Tuhan dengan berpuasa berlaku atau tidak sesuai dengan keputusan suaminya, sehingga bagi seorang istri puasanya bisa berlaku atau dibatalkan oleh suaminya. Seperti yang tertulis dalam Bilangan 30 : 13 sebagai berikut : " Setiap nazar dan setiap janji sumpah perempuan itu untuk merendahkan diri dengan berpuasa, dapat dinyatakan berlaku oleh suaminya atau dapat dibatalkan oleh suaminya. "

Puasa Hakim Hakim 20 ayat 26 adalah bentuk permohonan kepada Tuhan 
Hakim hakim 20: 26 
menceritakan bagaimana perang saudara dari suku Israel yang melawan saudara mereka yaitu Bani Benyamin dalam waktu tiga hari. Perang saudara dipicu karena perilaku orang orang di kota Gibea milik Bani Benyamin terhadap perempuan dari Istri orang Lewi; sehingga perilaku orang orang di kota Gibea tersebut telah menodai dan berbuat mesum terhadap sesama orang Israel. Sehingga terjadilah perang saudara yang menimbulkan kematian yang tidak sedikit di antara kedua belah pihak. Namun akhirnya atas kehendak Tuhan pada hari yang ketiga suku Benyamin di taklukkan setelah sehari sebelumnya orang orang Israel dari seluruh bangsa yang tiba di Betel menangis dan berpuasa sampai senja di hadapan Tuhan. Mereka menangis karena banyaknya orang orang Isreal yang tewas dalam perang saudara tersebut . Sehingga puasa yang dilakukan oleh bangsa Israel dihadapan Tuhan mengharapkan kemenangan dan keadilan atas perbuatan orang orang di Gibea dari suku Benyamin. Sehingga dengan melakukan hal tersebut Allah memberikan apa yang diharapkan oleh bangsa itu seperti yang tertulis dalam Hakim hakim 20 : 26 " Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan di hadapan TUHAN. " 
Puasa menurut II Tawarih 20 : 3 adalah upaya meminta pertolongan kepada Tuhan seperti tertulis sebagai berikut : Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa.
Ezra 8 :21. Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami. Ezra 8:23 Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami.

Hal berpuasa juga tertulis dalam I Samuel 7 : 6 adalah bentuk penyesalan atas pelanggaran terhadap Allah. 
Puasa yang dilakukan bangsa Israel seperti tertulis dalam I Samuel 7 : 6 adalah bentuk penyesalan dari bangsa Isreal yang telah membuat Allah Allah lain selain Tuhan Allah di daerah Mizpa. Bentuk penyesalan yang dilakukan adalah dengan membuang semua Baal dan Asytoret dari tengah tengah bangsa tersebut dan seluruh orang israel melakukan puasa pada jaman Samuel. Dan ketika bangsa Isrel berkumpul dan berpuasa di Mizpa dimanfaatkan oleh orang Filistin untuk menyerang bangsa Israel. Dan atas kehedak Tuhan akhirnya bangsa Israel bisa mengalahkan bangsa Filistin. 
Menurut bacaan ini puasa adalah bentuk penyesalan kepada Tuhan atas perbuatan perbuatan yang tidak berkenan dihadapan Tuhan. Seperti yang tertulis dalam I Samuel 7 : 6 " Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: "Kami telah berdosa kepada TUHAN." Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa. "

Puasa menurut I Samuel 31 : 13 adalah bentuk perkabungan .
Seperti yang tertulis dalam I Samuel 31 : 13 " Mereka mengambil tulang-tulangnya lalu menguburkannya di bawah pohon tamariska di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. " dan II Samuel 1:12 " Dan mereka meratap, menangis dan berpuasa sampai matahari terbenam karena Saul, karena Yonatan, anaknya, karena umat TUHAN dan karena kaum Israel, sebab mereka telah gugur oleh pedang. " dan juga terdapat pada I Tawarikh 10 :12 " maka bersiaplah segenap orang gagah perkasa, lalu pergi mengambil mayat Saul dan mayat anak-anaknya. Mereka membawanya ke Yabesh dan menguburkan tulang-tulang mereka di bawah pohon besar, di Yabesh. Sesudah itu berpuasalah mereka tujuh hari lamanya. " 
Nehemia 1: 4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,
Nehemia 9:1. Pada hari yang kedua puluh empat bulan itu berkumpullah orang Israel dan berpuasa dengan mengenakan kain kabung dan dengan tanah di kepala. 
Ester 4:3 Di tiap-tiap daerah, ke mana titah dan undang-undang raja telah sampai, ada perkabungan yang besar di antara orang Yahudi disertai puasa dan ratap tangis; oleh banyak orang dibentangkan kain kabung dengan abu sebagai lapik tidurnya.
Ester 4: 16 "Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."

Puasa menurut II Samuel 12 : 16 adalah bentuk permohonan Daud agar Tuhan berbelas kasihan pada anaknya
Seperti yang terulis dalam II Samuel 12 : 1 - 25 diceritakan bagaimana Tuhan berfirman kepada Daud melalui Natan atas perbuatan perbuatan Daud yang tidak berkenan kepada Allah yaitu membuat Uria orang Het tewas dan Daud mengambil istri Uria ( Betsyeba ) menjadi istrinya. Sehingga anak yang dilahirkan oleh istri Daud dari bekas istri Uria sakit dan akhirnya mati pada hari ke-7. Selama 7 hari itu Daud melakukan puasa dengan harapan Tuhan mengabulkan permohonannya agar Tuhan berbelas kasihan pada anak itu. Seperti tertulis dalam II Samel 12 : 16 " Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun dan apabila ia masuk ke dalam, semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. " dan II Samuel 12 : 21-23 " Berkatalah pegawai-pegawainya kepadanya: " Apakah artinya hal yang kauperbuat ini? Oleh karena anak yang masih hidup itu, engkau berpuasa dan menangis, tetapi sesudah anak itu mati, engkau bangun dan makan ! " Jawabnya: "Selagi anak itu hidup, aku berpuasa dan menangis, karena pikirku: siapa tahu TUHAN mengasihani aku, sehingga anak itu tetap hidup. Tetapi sekarang ia sudah mati, mengapa aku harus berpuasa? Dapatkah aku mengembalikannya lagi? Aku yang akan pergi kepadanya, tetapi ia tidak akan kembali kepadaku."

Puasa menurut I Raja Raja 21 : 19 adalah siasat dan kelicikan untuk memperdaya.
Pada I Raja Raja 21 dikisahkan bagaimana raja Israel " Ahab " mengingini sebidang tanah milik Nabot, dan Nabot tidak memberikan tanah leluhurnya itu kepada Nabot. Atas siasat , kelicikan dan tipudaya dari istri Ahab " Izebel " yang menulis surat kepada pemuka dan tua tua yang tinggal di kota Nabot agar memaklumkan puasa dan memperdaya Nabot yang berakhir pada kematian Nabot sehingga raja Ahab berhasil mengambil tanah milik Nabot menjadi miliknya. Dan bagaimana hukuman Allah ditimpakan kepada raja Ahab. Semua terdapat dalam I Raja Raja 21. Dibawah ini adalah firman yang terkait dengan perihal puasa sebagai berikut : I raja raja 21 : :9 Dalam surat itu ditulisnya demikian: "Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat. ; :12 Mereka memaklumkan puasa dan menyuruh Nabot duduk paling depan di antara rakyat. ; : 27 Segera sesudah Ahab mendengar perkataan itu, ia mengoyakkan pakaiannya, mengenakan kain kabung pada tubuhnya dan berpuasa. Bahkan ia tidur dengan memakai kain kabung, dan berjalan dengan langkah lamban.

Puasa menurut Ester 9 : 31 adalah bentuk syukur dan kemenangan
Pada kitab Ester 9 : 20 - 32 menyebutkan bahwa ketentuan puasa yang diwajibkan oleh Mordekhai dan Ratu Ester adalah bentuk rasa syukur karena Tuhan melindungi bangsa Israel. Dengan terbunuhnya Haman bin Hamedata yang telah merancang untuk membinasakan orang Yahudi. Sehingga dengan kematian Haman maka rencana jahat itu tidak bisa terlaksana. Kewajiban untuk berpuasa tertulis dalam Ester 9 : 31 sebagai berikut : " supaya hari-hari Purim itu dirayakan pada waktu yang ditentukan, seperti yang diwajibkan kepada mereka oleh Mordekhai, orang Yahudi itu, dan oleh Ester, sang ratu, dan seperti yang diwajibkan mereka kepada dirinya sendiri serta keturunan mereka, mengenai hal berpuasa dan meratap-ratap. "

Firman Tuhan yang lainnya tentang puasa seperti tertulis dalam perjanjian lama sebagai berikut :

Mazmur 35:13 Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku,

Mazmur 69:10 (69-11) Aku meremukkan diriku dengan berpuasa, tetapi itupun menjadi cela bagiku;

Mazmur 109 : 24 Lututku melentuk oleh sebab berpuasa, dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.

Yesaya 58 :3. "Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?" Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

Yesaya 58 : 4 -6 " Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi. Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN? Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

Yeremia 14:12 Sekalipun mereka berpuasa, Aku tidak akan mendengarkan seruan mereka; sekalipun mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban sajian, Aku tidak akan berkenan kepada mereka, melainkan Aku akan menghabiskan mereka dengan perang, dengan kelaparan dan dengan penyakit sampar."

Yeremia 36:6 Jadi pada hari puasa engkaulah yang pergi membacakan perkataan-perkataan TUHAN kepada orang banyak di rumah TUHAN dari gulungan yang kautuliskan langsung dari mulutku itu; kepada segenap orang Yehuda yang datang dari kota-kotanya haruslah kaubacakannya juga.

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. --

Daniel 6:18. (6-19) Lalu pergilah raja ke istananya dan berpuasalah ia semalam-malaman itu; ia tidak menyuruh datang penghibur-penghibur, dan ia tidak dapat tidur.

Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa dan mengenakan kain kabung serta abu.

Yoel 1:14. Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN.

Yoel 2:12. "Tetapi sekarang juga," demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh."

Yoel 2:15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya;

Yunus 3:5. Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.

Zakharia 7:5 "Katakanlah kepada seluruh rakyat negeri dan kepada para imam, demikian: Ketika kamu berpuasa dan meratap dalam bulan yang kelima dan yang ketujuh selama tujuh puluh tahun ini, adakah kamu sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku?

Zakharia 8:19 "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Waktu puasa dalam bulan yang keempat, dalam bulan yang kelima, dalam bulan yang ketujuh dan dalam bulan yang kesepuluh akan menjadi kegirangan dan sukacita dan menjadi waktu-waktu perayaan yang menggembirakan bagi kaum Yehuda. Maka cintailah kebenaran dan damai !" 


PUASA MENURUT PERJANJIAN BARU

Dalam perjanjian baru juga terdapat beberapa ayat tentang berpuasa, bagaimana seharusnya berpuasa menurut Yesus Kristus. Alkitab tidak memerintahkan orang-orang Kristen untuk berpuasa. Puasa bukanlah sesuatu yang dituntut atau diminta Allah dari orang-orang Kristen. Pada saat yang sama, Alkitab memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting ( Kisah Rasul 13:4; 14:23 ). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama ( Lukas 2:37; 5:33 ). Puasa tidak hanya fokus pada tidak makan atau tidak minum saja, seharusnya tujuan dari puasa adalah melepaskan mata kita dari hal-hal duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk mendemonstrasikan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa Anda serius dalam hubungan Anda dengan Tuhan. 

Sekalipun di dalam Alkitab puasa selalu berhubungan dengan tidak makan, ada cara-cara lain untuk berpuasa. Apapun yang dapat Anda tinggalkan untuk sementara demi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan dengan cara yang lebih baik dapat dianggap sebagai puasa (1 Korintus 7:1-5). Puasa perlu dibatasi waktunya, khususnya puasa makanan. Tidak makan dalam jangka waktu yang panjang dapat merusak tubuh. Puasa bukan untuk menghukum tubuh Anda, tapi untuk memusatkan perhatian pada Tuhan. Puasa tidak boleh dianggap sebagai salah satu "metode diet." Jangan berpuasa untuk menghilangkan berat badan, tapi untuk memperoleh persekutuan yang lebih dalam dengan Allah. Benar, siapa saja bisa berpuasa. Ada orang-orang yang tidak bisa puasa makan (penderita diabetes misalnya), tapi setiap orang dapat untuk sementara meninggalkan sesuatu demi untuk memfokuskan diri pada Tuhan.

Dengan mengalihkan mata dari hal-hal dunia ini, kita dapat memusatkan diri pada Kristus dengan lebih baik. Puasa bukanlah cara untuk membuat Tuhan melakukan apa yang kita inginkan. Puasa mengubah kita, bukan Tuhan. Puasa bukanlah cara untuk kelihatan lebih rohani dibanding orang lain. Puasa harus dilakukan dalam kerendahan hati dan dengan penuh sukacita. Matius 6:16-18 mengatakan, ""Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Apa saja puasa yang tercatat dalam Perjanjian Baru ? 
1. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan (Mat 4:2)
2. Puasa Yohanes pembabtis, tidak makan dan tidak minum (Mat 11:18)
3. Puasa Paulus, 3 hari 3 malam tidak makan, tidak minum dan tidak melihat (Kis 9:9)
4. Puasa Jemaat mula-mula, untuk menguatkan Paulus dan Barnabas dalam pelayanan (Kis 13:2-3) 

Puasa puasa yang luar biasa karena dalam waktu 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum yang diceritakan oleh Alkitab adalah

  1. Puasa Musa, 40 hari 40 malam tidak makan dan tidak minum (Kel 24:16 dan Kel 34:28)
  2. Puasa Elia, 40 hari 40 malam berjalan kaki (1 Raj 19:8)
  3. Puasa Niniwe, 40 hari 40 malam tidak makan, tidak minum dan tidak berbuat jahat (Yunus 3:7)
  4. Puasa Yesus, 40 hari 40 malam tidak makan ( Mat 4:2 )

Puasa 40 hari 40 malam adalah jenis puasa karunia karena hanya atas karunia Tuhan saja semua bisa terjadi, termasuk orang orang yang memang mendapat karunia khusus dari Allah yang bisa menjalankan puasa tersebut diatas. Sehingga tidak semua orang bisa menjalankannya; dilihat dari sudut pandang kesehatan hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena secara alami manusia akan mati.

Bagaimana berpuasa yang baik menurut Kitab Perjanjian Baru :

1. Puasa adalah menjalin hubungan pribadi dengan Allah sehingga orang lain tidak perlu tahu seperti yang tertulis dalam Matius 6 : 16-18 sebagai berikut :
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

2. Mengapa murid-murid Yesus tidak berpuasa ketika Ia bersama mereka ? ( Matius 9 : 14-16 dan Lukas 5 : 33-35 - Markus 2 : 18 )
Karena puasa adalah untuk menunjukkan kepada Allah atau menjalin hubungan dengan Allah , sedangkan Yesus adalah Imanuel (= Allah beserta kita ). Sehingga apa artinya berpuasa jika Yesus Kristus yang adalah Allah ada ditengah tengah para murid. Seperti yang tertulis dalam Matius 9 : 14-16 seperti dibawah ini :
Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak ?" Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Yesus telah menjelaskan dalam Mat 9:15. Yesus juga menerangkan lewat perumpamaan bahwa puasa dalam Perjanjian Lama berbeda dengan puasa dalam Perjanjian Baru. (Mat 9:16-17).

3. Puasa untuk pengusiran Setan yang membandel ( Matius 17 : 14-21 )
Dalam Matius 17: 14 - 21 diceritakan bagaimana seorang anak muda yang sakit ayan karena dirasuki oleh setan dan murid murid Yesus Kristus tidak bisa menyembuhkannya atau mengusir setan tersebut, sehingga harus Yesus yang turun tangan sendiri, sehingga sembuhlah anak itu. Setelah semua itu murid murid Yesus bertanya mengapa mereka tidak bisa mengusir setan itu ? jawab Yesus adalah karena murid murid Yesus kurang percaya dan Yesus menjelaskan sekali lagi bahwa untuk jenis setan yang seperti ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa. Seperti yang tertulis dalam Matius 17 : 21

4. Puasa karena pengutusan Roh Kudus. ( Kisah Para Rasul 13-1-3 )
Dalam Kisah Para Rasul 13 : 1-3 diceritakan bagaimana Roh Kudus mengutus Barnabas dan Saulus menerima tugas dari Roh Kudus untuk menjalankan misi pelayanan yang ditentukan oleh Roh Kudus.
" Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka." Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi.

5. Berdoa dan berpuasa dilakukan sebelum menyerahkan penatua penatua jemaat kepada Tuhan ( Kisah Para Rasul 14 : 22 dan 23 )
Berdoa dan berpuasa dilakukan oleh Paulus dan Barnabas sebelum menyerahkan penatua penatua jemaat kepada Tuhan. Hal ini dilakukan di kota Listra, Ikonium dan Antiokhia. Seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 14 : 23 sebagai berikut :
Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka.

6. Siap menderita - berdoa dan berpuasa dalam pelayanan ( 2 Korintus 6: 1-10 )
Sebagai seorang pelayan Tuhan seperti yang ditulis Paulus dalam surat nya yang ke-2 kepada Jemaat di Korintus bahwa sebagai pekerja dalam pelayanan di dalam Tuhan hendaknya tetap murni, tidak menerima suap, sabar dalam penderitaan dan kesukaran. Seperti yang tertulis dalam II Korintus 11 : 27 sebagai berikut : Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian,

 

MetaTag tentang Puasa menurut Al Quran :
quran quran, puasa, puasa ramadhan, hari raya puasa, hari puasa, puasa in english, hari haram puasa, www.puasa, quran quran quran, about al quran, quran al, the al quran, al quran al quran, ayat ayat al, ayat al, ayat of quran, quran in english, al quran dan, al quran & terjamahan, terjemahan quran, puasa niat, sunnah puasa, ramadhan bulan puasa, puasa islam, ramadan radio, ramadhan tiba, tentang bulan puasa, hadist 1, rama dhan, seputar puasa, pua sa, hukum puasa sunah, ramadhan bulan yang suci, seputar puasa ramadhan, niat puasa dibulan ramadhan, pertanyaan seputar puasa, niat puasa romadhon, keutamaan puasa, apa itu puasa ramadhan, niat puasa romadon, al quran & terjemah, menurut al quran, al quran terjemahannya, al quran dan terjemahan, al qurain, al qu an dan terjemahan, alqura an, islam al quran, terjemahan alqur an, al qur an dan terjemahan, downloads al quran, dari quran, pengertian syari at, bahasa al quran, alqu an, algur an, kata al qur an, quran indonesia, indonesia quran, alkur an, al quran artinya, al qor an, al quran tentang ilmu, islamic al quran, al quran indonesian, al quran dan arti, al qur an dan arti, quran dan artinya, ayat alqur an tentang ilmu, terjemahan ayat quran, al quoran, search ayat in quran, puasa, puasa ramadhan, hari puasa, hari raya puasa, hari haram puasa, puasa in english, www.puasa, puasa menurut islam, abaout islam, muslim muslim, muslim for muslim, puasa niat, dari in islam, sunnah puasa, senin kamis, puasa kamis, puasa islam, maca m, niat puasa kamis, niat puasa senin, puasa senin kamis niat, niat puasa senin & kamis, niat puasa senen kamis, niat puasa senin kemis, niat puasa senen kemis, manfaat puasa sensn, manfaat puasa senin & kamis, puasa senin kamis manfaatnya, hikmah puasa senen kamis, puasa sunah dalam islam, makanan haram dan halal menurut islam, kamis islam, keuntungan puasa, shalat dalam al quran, puasa yang haram, pua sa, hukum niat puasa, hukum puasa sunnah, manfaat puasa sunah, manfaat puasa sunnah, puasa senin kamis dalam islam, puasa sunat dalam islam, puasa mutih dalam islam, syariah islam di indonesia, definisi ibadah dalam islam, puasa mutih menurut islam, puasa menurut kristen, puasa senin kamis menurut islam, hukum puasa sunah, hukum islam yang tidak disepakati, waktu niat puasa, kata hikmah puasa, niat berpuasa senin kamin, membatalkan puasa sunnah, niat puasa dan artinya, ramadhan, ramadhan 2012, ramadhan 2013, ramadhan 2014, ramadhan 2015, ramadhan 2016, calender islamic, ramadhan song, tariq ramadhan, ramadhan songs, ramadhan photo, islamic on line, ramadhan pictures, ramadhan image, image ramadhan, ramadhan kareem, ramadhan mubarak, ramadhan karim, ramadhan month, month of ramadhan, ramadhan date, ramadhan dates, ramadhan messages, fasting in ramadhan, ramadhan fasting, fasting ramadhan, ramadhan time, ramadhan calendar, ramadhan message, ramadhan schedule, download ramadhan, ramadahan food, ramadhan 2011, celendar of islam, calendar islam, said ramadhan, ramadhan images, images ramadhan, photos ramadhan, ramandhan photos, ramadhan time table, picture of ramadhan, ramadhan picture, pictur ramadhan, start of ramadhan, wallpapers ramadhan, ramadhan wallpapers, ramadhan greetings, ramadhan in islam, ramadhan pics, ranadhan greeting, ramadhan sms, ramadhan 2010, end of ramadhan, bulan ramadhan, ramadhan bulan, bulan puasa, puasa bulan ramadhan, ramadhan bulan puasa, kata kata bulan ramadhan, kata bulan ramadhan, menyebut bulan ramadhan, hikmah ramdhan, bulan suci ramadhan, amalan bulan ramadhan, puasa islam, pidato bulan ramadhan, ceramah bulan ramadhan, tentang bulan ramadhan, ucapan bulan ramadhan, hikmah ramadan, kelebihan bulan ramadhan, puasa di bulan ramadhan, keutamaan bulan ramadhan, arab ramadan, ramadan arab, ramada n, doa bulan ramadhan, kata kata menyambut bulan ramadhan,kata menyambut bulan ramadhan, kata mutiara bulan ramadhan, mutiara kata bulan ramadhan, kata kata mutiara bulan ramadhan, puasa arab, amalan, menyambut bulan suci ramadhan, khutbah bulan ramadhan, hikmat bulan ramadhan, kata kata dibulan ramadhan, kata kata bulan suci ramadhan, puisi bulan ramadhan, berpuasa di bulan ramadhan, gambar bulan ramadhan, kegiatan bulan ramadhan, cerita bulan ramadhan, kultum bulan ramadhan, 

Design by NewWpThemes | Terima kasih telah berkunjung di blog Restsindo