Sekali lagi kami ingin menunjukkan bahwa Al Qur'an tidak benar benar tidak dapat menandingi hikmat yang datangnya dari Yesus Kristus. Walupun secara tertulis Al Qur'an menyebutkan bahwa tidak ada Kitab yang semisal Al Qur'an seperti yang tertulis dalam Al Baqarah 23 dan 24 yang selalu menjadi acuan untuk merendahkan kitab kitab lainnya. Padahal menerut kami seluruh isi Al Qur'an memiliki kwalitas hanya 5 % saja dari Al Kitab. Sebagai bukti pada postingan kali ini kami ingin menjelaskan hikmat yang dimiliki Yesus Kristus dalam rangkaian Khotbah Yesus di bukit (Matius 5 - 7 ).

Ayat ayat Al Qur'an yang sering menjadi acuan untuk menjatuhkan kitab kitab yang lain seperti yang tertulis dari Al Baqarah 23 dan 24 yang tertulis demikian:

Al Baqarah 23 dan 24 :
23. Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah[31] satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. 
24. Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) - dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

Nb. Catatan kaki : [31]. Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al Quran itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastera dan bahasa karena ia merupakan mukjizat Nabi Muhammad s.a.w.

Ayat tersebut diatas karena yang berkata adalah Muhammad kemudian semua pengikutnya langsung menurutinya tanpa menyimak dan mempelajari kitab kitab yang lain walaupun Al Qur'an pada bagian yang lain membenarkan Kitab kitab sebelumnya. Kondisi ini sebenarnya sama seperti sapi yang telah di cucuk hidungnya sehingga kemanapun arah sapa selalu mengikuti pemiliknya. Kalau surat Al Baqarah 23 dan 24 adalah tantangan Al Qur'an terhadap Kitab kitab lainnya maka kami menantang Al Qur'an adalah ayat ayat Al Qur'an yang serupa seperti pada Matius 5 : 17- 48. Jika anda tersinggung silahkan anda bandingkan hikmat Al Qur'an dengan hikmat dalam Matius 5 : 17 - 48.

Sebenarnya hikmat Yesus Kristus seperti yang kami uraikan dalam Matius 5 : 17 - 48 masih merupakan rangkaian khotbah Yesus di bukit seperti postingan postingan kami sebelumnya. Silahkan klik disini dan klik disini atau klik disini . Hikmat yang luar biasa dari khotbah Yesus Kristus sekali lagi sangat tampak pada Matius 5 : 17-48 seperti dibawah ini. Kami bersyukur karena kami dan anda tidak perlu belajar bahasa asing ( bahasa Aram / bahasa Ibrani ) tetapi telah di terjemahkan dalam bahasa Indonesia. Jika anda orang Indonesia kami yakin kalimat di bawah ini bisa anda petik hikmahnya. Silahkan anda bandingkan dengan Al Qur'an, carilah ayat ayat Al Qur'an seperti ayat ayat dalam Matius 5 : 17- 48.

Matius 5 : 17 - 48 ( Lembaga Alkitab Indonesia ( LAI ) memberi Judul " Yesus dan Hukum Taurat " bandingkan dengan Lukas 6 : 27-36 )

17. "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. 
18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. 
19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. 
20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

21. Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. 
22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. 
23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, 
24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. 
25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. 
26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

27. Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. 
28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. 
29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. 
30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. 
31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya. 
32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

33. Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan. 
34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, 
35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar; 
36 janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun. 
37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

38. Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. 
39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. 
40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. 
42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. 
:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. 
45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. 
46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? 
47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian? 
:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Ada beberapa point yang bisa kita pelajari dari Ayat ayat tersebut diatas yaitu

  1. Yesus Kristus datang bukan untuk menghapus hukum Taurat tetapi menggenapi hukum Taurat. Dan hukuman bagi manusia yang menghilangkan / menghapus teks dalam hukum Taurat. Dan hukum taurat tidak hanya di hafal dan dipahami tetapi hendaknya dilaksanakan. Dan yang paling penting adalah melaksanakan hukum Taurat.
  2. Tentang hukum kasih. Jangankan membunuh sesama, marah kepada sesama sudah layak menerima hukuman. Bahkan lebih utama berdamai dengan sesama daripada memberikan persembahan kepada Tuhan.
  3. Tentang berzinah. Tentang ajaran perzinahan di dalam hati karena memandang seorang wanita dan menginginkannya maka dia sudah berbuat Zinah. Dan larangan menceraikan istri karena alasan apapun selain karena zinah.
  4. Tentang sumpah. Tentang sumpah Yesus mengajarkan agar jangan bersumpah demi apapun juga, tetapi katakan ya jika memang ya dan katakan tidak jika memang tidak.
  5. Tentang dendam / hukum balas membalas. Yesus menentang aturan / hukum tentang saling membalas ( seperti : mata ganti mata; gigi ganti gigi; tangan ganti tangan ) tetapi bagaimana menyingkapi hukum balas membalas ini yaitu kita hendaknya dengan rela / menerima perlakuan orang lain. Ajaran ini lebih di tekankan pada mau berkorban untuk orang lain.
  6. Tentang mengasihi musuh. Yesus mengajarkan untuk mengasihi siapa saja; tidak saja mengasihi orang yang telah mengasihi kita tetapi Yesus mengajarkan untuk mengasihi semua orang termasuk mengasihi musuh kita. Dan kita mengasihi bukan untuk mendapatkan " Pahala " atau mengharapkan balasan dari Allah.

Bagaimana menurut anda ? apakah anda sudah menemukan ayat ayat seperti tersebut diatas dalam Al Qur'an ? jika ya tolong tunjukkan kepada kami. Silahkan kirim email ke admin(et)htysite.com. Kami menunjukkan kebenaran yang sejati, bukan tipu daya yang membuat anda terlena tetapi kebenaran Allah. Bukan atas hikmat yang ada pada diri kami tetapi kebenaran dilihat dari sudut pandang apapun tetap sebuah kebenaran. Walaupun sering kali manusia menyembunyikannya, tetapi Allah yang selalu menjadi saksi bagi kita. Amin.

 

 

 

Salam,
 
Dwi Hartoyo, SP

0 comments :

Poskan Komentar

Design by NewWpThemes | Terima kasih telah berkunjung di blog Restsindo